Transisi Energi dan Mineral Kritis
Indonesia terus menerus berada di garis terdepan dalam kebijakan hilirisasi, Indonesia yang memiliki peran besar dalam perdagangan nikel dunia terus mendalami karakter mereka sebagai pemain inti dalam relasi perdagangan. Namun, dibalik berbagai narasi ekonomi yang terus dijadikan alasan atas kebijakan hilirisasi yang membuka seluas-luasnya peluang dari negara luar melakukan ekspansi di tanah air masih terus menjadi pertanyaan besar dalam narasi kesejahteraan. Dampak dan korban akibat dari aktivitas pertambangan nikel terus mencuat di permukaan, namun walau dengan berbagai fakta kerusakan, data kesehatan, serta kesenjangan perekonomian, nyatanya tidak serta merta menghambat laju aktivitas industri ekstraktif di Indonesia. Melalui tulisan bertema Transisi Energi dan Mineral Kritis kemudian dapat menjadi bahan refleksi untuk melihat sejauh mana keberhasilan Indonesia dalam memainkan perannya dalam perdagangan nikel dunia. 

Adapun tulisan tulisan yang dimuat, berdasar pada hasil riset, cerita pengalaman maupun opini yang dikemas dalam satu bacaan utuh yang saling terhubung antara satu dan lainnya. Hadirnya Buletin Fakta Ekologi edisi Juli bertema Transisi Energi dan Mineral Kritis kiranya bisa memberikan pengetahuan tambahan terkait dengan perjalanan kebijakan negara dalam industri pertambangan Nikel, serta menjadi asa baru dalam membangun gerakan lebih besar dengan melibatkan kalangan yang lebih luas dalam agenda aksi dalam membangun gerakan upaya penyelamatan lingkungan hidup.

Tidak ada kata lain yang bisa dikatakan selain rasa terima kasih kepada setiap kalangan yang mau berbagi cerita pada edisi Buletin Fakta Ekologi Bulan Juli ini. Dengan berbagai data terkait dampak yang dihasilkan, kerusakan, kesehatan yang dikorbankan, lahan-lahan produktif yang dikendalikan, pada akhirnya semoga bisa menjadi kobaran api bersama untuk terus melawan kebijakan yang tidak berdiri atas nama kesejahteraan masyarakat.

Tulisan ini bukan hanya gambaran kondisi saat ini, tapi bisa menjadi bayangan terkait dengan industri pertambangan di masa depan, jika dengan berbagai kerusakan yang terjadi sampai saat ini tidak membuat kita bergerak, bisa saja di masa depan dampak yang diberikan akan jauh lebih mematikan dari apa yang sampai saat ini kita rasakan. Refleksi adalah dasarnya, kesadaran adalah semangatnya, dan aksi bersama adalah rencana penyelamatannya, mulailah melihat lebih luas dampaknya, itu bisa membuat semangat kita jauh lebih bermakna dari sebelumnya.