Anak Muda di Hari Lingkungan Hidup: Muda Bersuara, Lestari!!
Krisis ekologis semakin mengancam, bencana dan dampak yang dirasakan terus terekam, dan situasi semakin hari akan semakin mencekam. Pembahasan lingkungan tidak boleh lagi hanya berpusat pada orang-orang yang selama ini menyuarakan, evaluasi harus terus dilakukan, refleksi harus terus direnungkan, dan aksi harus selalu menjadi bagian dalam perencanaan. Peristiwa yang dituliskan dalam buletin ini hanyalah bagian kecil dari panjangnya perjuangan. Semua bisa merefleksikan, merencanakan, dan menyuarakan, tugas kita hanya belajar untuk memulai dari lingkungan dimana harusnya kita memperjuangkan.
Penutup
Sebagai refleksi kolektif dari para Alumni Sekolah Lingkungan Hidup IV 2026, tulisan ini akan menjabarkan bahwa pengetahuan ekologis tidak hanya diproduksi di ruang akademik, tetapi juga lahir dari pengalaman hidup siapapun yang berdampak langsung dari krisis ekologis. Melalui tema Anak Muda di Hari Lingkungan Hidup, Muda Bersuara, Lestari! mengajak kita semua khususnya bagi para pemuda untuk melihat kembali sejauh mana gerakan kita selama ini dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup, serta seperti apa yang harus dilakukan kedepannya untuk mendapatkan hasil yang jauh lebih maksimal dari gerakan-gerakan yang sudah dilakukan sebelumnya.
Dengan menghubungkan pengalaman aksi, kritikan serta saran atas berbagai fenomena yang terjadi saat ini, tulisan ini akan menjadi ruang refleksi atas gambaran luas di masa yang akan datang tentang apa yang seharusnya dilakukan. Sehingga kedepannya, kebersamaan dalam menggagas gerakan lingkungan bisa jauh lebih bermakna, jauh lebih lantang suaranya, dan jauh lebih besar melibatkan berbagai kalangan khususnya bagi para pemuda.






