Benteng Terakhir Mahalona

Oleh: Ancha Hardiansya Setelah mereguk secangkir kopi, orang-orang di Desa Tole punya kebiasaan meninggalkan rumah. Mereka ke kebun merawat tanamannya. Sekedar membersihkan atau memanen biji yang telah ranum. Rata-rata orang Tole punya puluhan pohon merica. Desa Tole di jazirah Luwu Timur ini masihlah belia. Meski begitu telah berstatus desa definitif hasil pemecahan dari Desa Mahalona,…

Ajak Pemerintah Jaga Hutan, WALHI Sul-sel Gelar Festival Selamatkan Rimba Terakhir

Kondisi kawasan hutan di Sulawesi Selatan saat ini terus mengalami degradasi. Dari total luas kawasan hutan di Sulawesi Selatan mencapai 2.725.796 hektar sebagian besar dalam kondisi yang kritis sehinggabtidak berfungsi sesuai dengan peruntukkan. Sebagai upaya mendorong keterlibatan dari banyak pihak untuk menyelamatkan kawasan hutan yang masih lestari di Sulawesi Selatan, WALHI Sulawesi Selatan menggelar Festival…

Cemari Danau Mahalona, WALHI Sulsel Minta Kontrak Karya PT VALE Ditinjau Ulang

Aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Selatan menggelar aksi di depan kantor PT VALE, di jalan Somba opu, Makassar, Selasa (4/12/2018). Aksi ini digelar untuk mengkampanyekan pencemaran Danau Mahalona yang disebabkan kegiatan tambang PT Vale di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur. Selain itu, WALHI Sulsel juga meminta agar kontrak karya PT VALE ditinjau ulang,…

Hentikan Pencemaran Lingkungan Oleh PT. Vale Indonesia di Kawasan Pegunungan Verbeck Sulawesi Selatan

Danau Mahalona secara administratif terletak di Desa Tole, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur. Danau Mahalona yang luasnya sekitar 2.289 Hektar adalah satu dari tiga danau purba yang terletak di kawasan Pegunungan Verbeck, selain Danau Towuti dan Danau Matano. Sejak tahun 1979, ketiga danau tersebut dan hutan di sekitarnya ditetapkan oleh pemerintah sebagai hutan suaka alam…